Setiap orang berhak mengeluarkan pendapat mereka, 'kan? Asalkan pendapat mereka tidak menyinggung perasaan orang lain. Maka dari itu, agar saya tidak menyinggung orang lain, saya akan menulis pendapat saya di halaman blog ini. Tempat curhat kedua saya setelah facebook. Nyehehehe. XD
Dulu, saya selalu memegang teguh prinsip; "Laki-laki itu ya pasangannya perempuan, homoseksual adalah hal hina yang harus dihilangkan." Egois, memang. Tapi itu hanyalah pendapat saya ketika masih berumur 10 tahun, umur yang sangat muda ketika berusaha menganalisa berbagai potret kehidupan. Pikiran egois seorang gadis kecil yang diyakininya akan selalu dibawa sampai dewasa.
Tapi, ketika saya beranjak remaja; di mana saya menginjak masa remaja yang sangat rentan akan penyimpangan sosial, saya menemukan sesuatu yang mengubah hidup saya.
Tidak. Saya tidak ingin mengatakan kalau saya adalah salah satu manusia berorientasi menyimpang yang telah termakan oleh prinsip yang sangat dipertahankan sejak kecil. Bukan, bukan itu.
Tapi semenjak menjadi remaja, entah kenapa saya malah terjebak dalam suatu penyimpangan sosial yang (mungkin) langka; ketertarikan ketika melihat dua orang pria yang seadang melakukan fanservice. Istilah kerennya, saya berubah menjadi seorang Fujoshi.
Saya tidak habis pikir ketika mengetahui apa yang membuat saya tertarik pada hal-hal berbau homoseksual seperti itu. Tapi faktanya, tidak hanya saya yang seperti itu. Dan anehnya, saya bangga menjadi fujoshi.
Okeeee, saya memang benar-benar aneh (jika orang awam melihat sikap saya). Dan saya mengerti bahwa lingkungan adalah pengaruh terbesar dalam hidup.
Saya memang bukan orang yang sangat senang 'nongkrong' di luar seperti remaja yang lain. Saya adalah anak rumahan yang hanya menghabiskan waktunya di dalam rumah, sesekali mengecek ponsel untuk sms-an dan internetan. Dan semuanya berawal dari internet.
Yah, internet membawa pengaruh besar bagi hidup saya.
Maka satu pelajaran yang saya dapat dari hidup saya agar lebih baik kelak, jangan pernah membiarkan putera/puteri kita menjadi anak yang terlalu sering berdiam diri di kamar dan menggunakan gadget, justru malah akan sangat berbahaya. :) Karena anak tidak dapat bergaul dengan orang lain, mereka akan mencari teman lewat dunia maya, berkenalan dengan 'dunia' baru yang bahkan orangtuanya belum mengetahui apa itu 'dunia' mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar